Pages

Takhayul yang Menarik di Jepang

Assalamualaikum.. Konichiwa Minna-san. Tampaknya hari ini cuaca sangat cerah ya. Kalau cuaca sudah cerah, semangat Minna-san juga harus cerah dong! Nah, untuk membangkitkan semangat cerah Minna-san, yuk kita bahas hal-hal menarik dari Negeri Sakura ini!

Baiklah, Minna-san tadi Din sudah berkeliling kesana kemari di Negeri Sakura. Bukan-bukan! Din bukan sedang berada di Jepang, itu tadi perumpamaan saja. Tapi kalau beneran di Jepang Din juga mau kok *Hehehe*. Setelah berkeliling, lagi-lagi Din nemu nih hal menarik dari Negeri Sakura.

Ada yang masih percaya dengan takhayul? Kebanyakan yang masih percaya dengan takhayul itu para orang tua, iya nggak? Tapi tidak menutup kemungkinan untuk anak muda percaya dengan takhayul. Atau jangan-jangan Minna-san juga masih percaya dengan takhayul? Hmm.. Di Jepang ada banyak sekali takhayul. Takhayul-takhayul tersebut banyak yang masih dipercaya, namun banyak juga yang sudah tidak dipercaya, bahkan sudah tidak populer di Jepang. Berikut beberapa takhayul menarik di Jepang.


1. Menempatkan bantal di utara, maka akan lebih cepat meninggal 






1. bantal

 Aturan ini biasanya digunakan saat meletakkan jasad di pemakaman dengan posisi kepala berada di utara. Oleh karena itu hal ini dipercaya membawa kesialan bagi orang yang masih hidup. Sebenarnya bukan hanya di Jepang, di Indonesia pun seperti itu. Kadang Din juga nemuin orang yang percaya dengan hal tersebut. Tetapi tetap saja, hidup dan mati kita ada di tangan Tuhan.


2. Saat kucing menggosok wajahnya, maka besok turun hujan

2. kucing

Ini mungkin karena kucing bisa merasakan kelembapan udara, atau karena kucing tidak ingin kumis mereka basah jadi mereka menggosok wajahnya. Tidak ada penjelasan ilmiah dari hal yang satu ini, namun takhayul ini sangat populer di Jepang.


3. Sepotong daun teh yang berdiri tegak di dalam cangkir teh, maka akan ada keberuntungan

4. daun teh 
Saat menghidangkan teh di dalam sebuah cangkir keramik di Jepang, terkadang ada sepotong daun teh yang berdiri tegak di dalamnya. Karena hal ini sangat jarang ditemukan, maka dipercaya sebagai pembawa keberuntungan.


4. Jangan membersihkan rumah saat Hari Tahun Baru

5. Tahun Baru 
Karena tradisi Shinto, Hari Tahun Baru adalah hari paling suci bagi orang-orang Jepang. Ini adalah hari untuk menyambut para dewa dan dewi untuk tahun baru. Jadi kalau Minna-san membersihkan rumah pada hari itu, itu berarti Minna-san mendorong semua dewa menjauh dari rumah sepanjang tahun.
Hmm.. apa benar? Kalau menurut Din, mungkin pada hari tahun baru adalah hari untuk me-refresh otak dan pikiran, jadi lebih baik untuk jalan-jalan saja. Haha menurut Din sih *just kidding*.


5. Ketika bersin, ada yang sedang membicarakan Anda

mitos_1 
Hal ini sangat populer di semua kalangan masyarakat Jepang. Satu kali bersin, ada yang sedang membicarakan Minna-san. Dua kali bersin, ada yang sedang berkata buruk tentang Minna-san. Tiga kali bersin berturut-turut, maka ada yang sedang jatuh cinta kepada Minna-san. 


6. Punya daun telinga yang besar? Anda akan menjadi kaya

Ikan Mas dan patung Buddha tertawa 
Hal ini tercermin dari dewa kekayaan. Dewa kekayaan mempunyai telinga yang besar sehingga dianggap sebagai pembawa keberuntungan.


8. Jika membersihkan kamar mandi, maka Anda akan mendapatkan putri yang cantik

10. kamar mandi 
Tidak ada penjelasan ilmiah dari takhayul tersebut. Namun, jika Minna-san ingin mempunyai anak perempuan yang cantik, mungkin cara ini bisa dicoba.


9. Meletakkan sapu terbalik dapat mengusir pelanggan

11.sapu 
Jika Minna-san mempunyai sebuah bisnis, pastikan Minna-san meletakkan sapu tidak terbalik. Tidak ada penjelasan ilmiahnya, namun mungkin ini bisa dicoba saat Minna-san ingin mengusir seseorang *eh*.

10. Jangan menjemur pakaian di malam hari

12.sapu 
Orang-orang dulu percaya bahwa pakaian menyimpan roh pemiliknya, bahkan yang telah meninggal sekalipun. Jika Minna-san menjemur pakaian di malam hari, maka pakaian tersebut akan memanggil roh-nya dan rumah Minna-san jadi berhantu. Ih serem ya.. Tapi ini tidak lagi menjadi takhayul yang populer di Jepang.


11. Bersiul di malam hari akan memanggil ular

13. Bersiul 

Ular memiliki pendengaran yang baik. Jadi saat bersiul di malam hari, maka dipercaya ular akan datang. Kenapa harus malam coba?


12. Orang bodoh memiliki kaki yang besar

15. bodoh 
Takhayul ini sangat terkenal. Orang-orang sering membohongi orang lain, bahwa orang yang memiliki kaki besar adalah orang yang bodoh. Tentu saja tidak ada penjelasan ilmiah, namun lelucon ini cukup menghibur.


13. Tabeta ato, sugu yoko ni naruto, ushi ni naru!

 
Arti dari kalimat di atas adalah: "Kalau habis makan langsung rebahan, bisa jadi sapi!"
Ini merupakan kata-kata yang sering diucapkan oleh orang tua di Jepang. Meski zaman telah modern, tetapi banyak orang tua yang masih memperingatkan anaknya dengan kalimat tersebut. Ini dilakukan para orang tua kepada anak-anaknya untuk memperingatkan bahwa "Tidak sopan jika setelah makan langsung rebahan!"
Kenapa sapi? Mungkin karena jika setelah makan langsung rebahan, maka akan ada lemak yang menumpuk sehingga tubuh jadi "melar". Oleh karena itu dipilihnya sapi. Mungkin.


14. Shitewa ikenai koto

 

Shitewa ikenai koto artinya sesuatu hal tidak boleh dikerjakan. Dalam kepercayaan Jepang, ada beberapa hal yang tidak boleh dikerjakan seseorang karena mengandung firasat buruk, seperti:
 "Tidak boleh menyuguhkan makanan dengan jumlah empat buah."
Angka empat (4) dalam Bahasa Jepang selain dibaca "Yon" juga dibaca "Shi". Kata "Shi" sendiri berarti "kematian." Berdasarkan hal tersebut, jika kita menyuguhkan kue dengan jumlah empat, makan seolah kita mengundang kematian. Orang yang memakannya akan segera meninggalkan dunia fana. Benarkah?


Yosh Minna-san! Bagaimana? Minna-san percaya dengan takhayul-takhayul tersebut? Masih banyak takhayul lainnya yang tidak kalah menarik dari Negeri Sakura. Meskipun ini takhayul, tetapi tetap dilestarikan sebagai budaya Jepang. Untuk percaya atau tidaknya, tentunya itu kembali pada diri Minna-san sendiri.

Otsukaresamaaaaaaa...!! 

(source: j-cul.com

0 komentar: