Pages

Hotto Chokoreeto (Hot Chocolate) *4



 #episode4

Masa lalu yang pahit
(Sudut pandang, Akihiro Hiroshi)




“Terima kasih atas kerjasama-nya!”

Suasana malam kota metropolitan, hampir tak ada bedanya dengan suasana pagi ataupun siang hari. Tetap ramai. Hanya saja, langit berubah menjadi hitam. Aku berjalan menuju rumah, ingin memberi waktu istirahat kepada tubuhku setelah seharian bekerja. Walau pada akhirnya takkan ada waktu untuk memejamkan mata.

Akhirnya hari yang panjang ini selesai. Bergaul dengan orang-orang kantor, berbicara, tertawa, bekerjasama, sampai membicarakan orang lain pun ada. Dunia ini penuh dengan ‘Drama’. Banyak sekali pengkhianatan dan dusta. Tersenyum di depan orang lain, namun pengkhianatan ada di dalam hatinya. Sungguh pandai orang-orang ini.

Hotto Chokoreeto (Hot Chocolate) *3


Assalamu'alaikum Minna-san.. Sebelumnya Din mau mengucapkan SELAMAT, OMEDETOU, CONGRATS buat Abang Take dan seluruh crew dorama Tenno no Ryoriban (Emperor's Cook) yang mendapatkan 6 dari 8 penghargaan di Drama Academy Awards 85th. Khususnya selamat untuk Abang Take yang meraih penghargaan kategori 'Aktor terbaik'. WUUUUAAAA sekali lagi OMEDETOU!!!! 





#episode3
Cokelat panas



Indah, benar-benar indah. Matanya, hidungnya, lekukan bibirnya, rambutnya, badannya, ah.. semuanya benar-benar indah. Akihiko Ichiro, seorang aktor yang sangat terkenal bukan hanya di Jepang, namun namanya sudah sampai ke Manca Negara. Parasnya yang tampan telah membius ribuan orang di luar sana. Namun Ia bukan seorang aktor yang hanya menjual tampang, aktor tampan ini telah membintangi berbagai judul drama dan film bahkan Ia pernah mencoba terjun ke dunia tarik suara. Tidak heran lagi jika banyak perempuan tertarik padanya.

Hotto Chokoreeto (Hot Chocolate) *2

#episode2
Karma



Aku memandangi satu persatu, sudut tiap sudut ruang kamarku. Ruangan sebesar ini hanya ada aku, kasur, meja, lemari, dan barang-barang Nenek yang sampai sekarang aku belum tahu bagaimana aku harus menggunakannya. Sepi, iya. Ini sepi sekali. Mengapa tiba-tiba aku teringat Nenek, ya. Ah andai saja Nenek ada disini. Tetapi sepertinya ini bukan karena tidak ada Nenek disini. Ini benar-benar sepi.
Tiba-tiba aku merasa ada angin yang menyentuh kulitku. Bagaimana bisa angin masuk ke dalam ruangan tertutup ini. Duh bulu kudukku mengapa berdiri semua? Aku jadi merasa aneh. Ah tidak-tidak! Ini hanya halusinasiku saja.

Hotto Chokoreeto (Hot Chocolate)

#episode1
Permulaan


Mentari telah terbangun dari peraduan. Sinar cerahnya menghangatkan seluruh kehidupan di bumi. Daun-daun menari seirama dengan hebusan angin sejuk itu. Dari atas pohon, terdengar nyanyian burung yang indah. Suara gemercik air sungai di samping rumah membuat nyaman orang-orang yang melewatinya.